Sindikat Pembobol ATM BRI Di Amankan Polsek Sunggal

Gambar

MEDAN – Tiga orang pelaku pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang tengah beraksi di mesin ATM Rumah Sakit Bina Kasih yang berada di kawasan Jalan TB. Simatupang berhasil di ringkus petugas Reskrim Mapolsekta Medan Sunggal, Senin ( 10/6/2013), Sekira pukul 5.00 Subuh.

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan petugas tersebut yakni, Fahreza (30) warga Bogor, Antoni (39) warga Jalan Kertas, Medan, Andi Cu (33), warga Siantar, ketiga berhasil di ringkus oleh petugas reskrim polsek sunggal pada saat menjalankan aksinya.

“Mereka dibekuk saat beraksi di ATM Rumah Sakit Bina Kasih,” Kata Kapolsek Medan Sungal Kompol M. Luther Dachi S, Sos saat dikonfimasi wartawan di Mapolsekta Medan Sunggal

Menurut pengakuan tersangka Fahreza, jika mereka menggunakan modus penipuan dengan meletakan lem di fiber ATM Bri dan kemudian, para pelaku ini melekatkan sebuah stiker Call center Bank tersebut dengan Nomor Call Center  (061)- 751-23-678,
“Nomor Call Center itu nomor yang kami gunakan untuk menipu Nasabah yang bingung karena ATM nya tersangkut di Mesin,” Aku Fahreza.

Di ceritakannya Fahreza, jika mereka telah mendapatkan mangsanya, maka nasabah yang menjadi korban mereka itu pasti akan menghubingi nomor call center palsu yang telah di lekatkan di dinding atau mesin ATM BRI tersebut, ” Setelah di hubungi korban, maka saya akan minta nomor PIN  ATM, selanjutnya, koran kami suruh besoknya untuk melaporkan dan datang ke BANK bersangkutan untuk mengambil ATM baru lagi, sementara itu, kami ambil lah uangnya, kan sudah dapat  nomor PIN nya, ” Ujar Fahreza di depan Kapolsek Sunggal.

Sementara itu, para pelaku pembobol mesin ATM ini mengaku sudah berada di Medan untuk menjalan aksi ini sejak lima bulan lalu ” Kami sudah 5 bulan di Medan,”

Kompol M. Luther Dachi S,Sos, mengatakan jika, para sindikat pembobol ATM ini merupakan target dan kini masih dalam proses pengembangan, ” Para pelaku ini akan di jerat dengan pasal 363 ayat 4 E, tentang pencurian dan penipuan yang di lakukan lebih dari satu orang, dengan ancaman kurungan 9 tahun penjara, ” Kata Dachi,

Dachi juga menghmbau kepada masyarakat yang telah menjadi korban, atau yang ATM nya pernah sangkut dan di bool dengan modus penipuan ini untuk datang ke Polsek Sunggal, “Untuk kasus seperti ini sekarang telah gampang di gunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, saya juga berharap masyarakat tetap terus waspada dan berhati hati jika ATM nya tersangkut,maka segeralah melapor atau silahkan blokir ATM agar tidak bobol seperti yang dilakukan sindikat ini,” Beber Dachi. (Rizal)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s